Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

31 December 2019

__________ Sampailah akhirnya dipenghujung tahun di tahun 2019. Alhamdulillah, masih diberikan umur sampai  didetik menuliskan ini. Alhamdulillah.  Akhir tahun identik dengan flashback atas apa yang dilakukan dalam satu tahun ini. Semuanya berlomba-lomba mengevaluasi apa yang telah terjadi dalam kehidupan dan menggunakannya untuk membuat resolusi di tahun depan. Sama kok, gua juga gitu.  Kegiatan evaluasi ini cukup membuat gua kewalahan, kenapa? karena ketika evaluasi gua harus me-recall semua memori, baik yang membuat tertawa, tersenyum sampai yang membuat menangis dijam 2.30 pagi. Gua dibuat kewalahan karenanya, kegiatan ini sukses membuat gua baru tidur setelah mendengar adzan subuh, dan tidak tanggung-tanggung keadaan ini berlangsung kuranglebih satu bulan lamanya.  Tahun 2019, di awali dengan patah hati pertama gua. Nangis? jelas. Siapasih manusia di dunia ini yang tidak menangis ketika patah hati. Kejadian patah hati ini bener-bener membuat gua m...

#2

___________ Rara senang membantu oranglain Rara senang mendengarkan dan merasa berguna bagi oranglain Kemudian, Rara mendengar kabar yang cukup buruk tentang temannya Dan bertambah buruk setelah berbincang denganku, pikirnya Aku tahu, Ini lebih rumit dari cinta biasa, cinta laki-laki kepada perempuan, atau sebaliknya Ia tahu ia manusia biasa Ia tahu perasaan salah- menyalahkan akan selalu hadir kemudian Ia tahu itu, ia tahu Ia hanya bingung Ditengah bingungnya aku mendengar doanya: Tuhan. Rara hanya punya satu tangan kanan dan satu tangan kiri Tolong gunakan kedua tangan ini untuk selalu berguna meringankan beban oranglain,  walau aku tahu tidak semua bisa aku tolong. maka kuatkan aku! Aku tersadar satu hal, bahwa akan selalu ada orang baik dalam hidup. Seburuk apapun hidup yang dialami, pasti Tuhan berikan tangannya untuk memelukmu, menemani dan mengangkatmu ketika kamu terpuruk. Tuhan pasti memberikan orang baik dalam hid...

#1

___________ Bella mendengar sebuah berita baik dengan telinganya. Ia mempercayai berita tersebut. Lalu mengambil sikap. Bella mendengar sebuah berita buruk dengan telinganya. Ia mempercayai berita tersebut. Muncul pertanyaan dan dugaan baru. Lalu mengambil sikap. Bella mendengar sebuah berita buruk dengan telinganya. Ia mempercayai berita tersebut. Muncul pertanyaan dan dugaan baru. Ia mencari jawaban dari pertanyaan, mencari pembenaran atas dugaan, dan atas berita tersebut kepada indera yang lain, yakni mata. Lalu mengambil sikap. ____________ Bukan apa-apa, tidak ada maksud. Hanya ingin menulis apa yang ada dalam pikiran. Semua butuh proses. Aku, Bella, dia dan mereka semua memiliki proses masing-masing untuk bijaksana. Doaku semoga kita dewasa dengan kecepatan masing-masing, seperti kata Baskara.

Gara-Gara Lagu

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang? (Renggang) Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang Di esok hari? Tubuh yang berpatah hati Bergantung pada gaji Berlomba jadi asri Mengais validasi Dan akupun tak hadir Seakan paling mahir Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan Dunia, tak pernah adil Kita semua gagal Angkat minumanmu Bersedih bersama-sama (Aa, aa, aa, aa, aa) Sia sia (Pada akhirnya) Putus asa (Terekam pedih semua) Masalahnya Lebih dari yang Secukupnya (Secukupnya - Hindia) __________ Yang tak bisa terobati Biarlah Mengering sendiri Menghias tubuh dan Yang mengevaluasi Ragamu Hanya kau sendiri Mereka tak mampu Melewati yang telah kau lewati Tiap berganti hari Rintangan yang kau hadapi Masalah yang mengeruh Perasaan yang rapuh Ini belum separuhnya Biasa saja Kamu tak apa Bilas muka, gosok gigi, evaluasi Tidur sejenak menemui esok pagi Walau pedih ku...

Teruntuk Si Baik Hati

__________ tiada kata yang dapat ku ucap saat kau pergi ku hanya diam menatap langkahmu meninggalkan kita walau berat di hati tak apa karena ku tahu pasti ada tantangan yang berat di setiap perjalanan yang hebat takkan berakhir di sini semuanya akan jadi lebih baik walau kita tidak lagi berlari bersama lagi tetapi doaku ini selalu untukmu sampai suatu hari nanti kita kan bersama lagi berbagi cerita terbaik dari hidup ini (CJR - Lebih baik) __________ Teruntuk Si Baik Hati Rasanya pepatah ini benar, Seseorang akan terasa begitu berharga ketika ia pergi. Mungkin memang benar begitu adanya. Baru beberapa jam yang lalu temanku, sebut saja Si Baik Hati ini pulang ke kampung halamannya di Curup meninggalkan Jogja yang pernah amat menyanjungnya.  Si Baik Hati adalah teman pertamaku di fakultas, entahlah darimana kisah kami berdua berawal. Oh iya aku ingat, aku duluan yang mendekatinya,  sksd  lebih jelasnya. Berawal dari ja...

Dua Puluh Dua

Kalau tahun lalu aku takut tidak ada yang mengucapkan Selamat Ulang Tahun, tidak ada surprise dari teman-teman terdekat atau bahkan dari dia, Y. Berbeda dengan tahun ini. Aku tidak mengharapkan lebih. Kita tidak bisa mengontrol apa yang akan mereka katakan dan lakukan . Selalu ku ingat-ingat dengan baik, ku tanamkan dalam diri agar tidak ada perasaan kecewa walau semua orang berkata kecewa itu manusiawi. ___ Kumulai dengan bangun pada pukul 1 pagi, bukan karena aku menunggu teman-temanku mengucapkan selamat,  terbangun karena ternyata aku tertidur di atas laptop dari jam 9 malam. Mention pertama berasal dari temanku F, yang sangat kusayangi, yg kadang-kadang tanpa menjelaskan apapun ia mengerti apa yang kurasakan. Ucapan setelahnya berasal dari temanku, A yang malam itu sibuk dengan TA nya,  tak lama ada telpon dari dia, Y. Seperti biasa, berbicara dengannya pada dini hari tak cukup hanya setengah jam. Entahlah bumbu apa yang dibubuhkan.  Memperbaiki hubungan...