Langsung ke konten utama

#2

___________

Rara senang membantu oranglain
Rara senang mendengarkan dan merasa berguna bagi oranglain


Kemudian,
Rara mendengar kabar yang cukup buruk tentang temannya
Dan bertambah buruk setelah berbincang denganku, pikirnya

Aku tahu,
Ini lebih rumit dari cinta biasa, cinta laki-laki kepada perempuan, atau sebaliknya

Ia tahu ia manusia biasa
Ia tahu perasaan salah- menyalahkan akan selalu hadir kemudian
Ia tahu itu, ia tahu

Ia hanya bingung

Ditengah bingungnya aku mendengar doanya:

Tuhan.
Rara hanya punya satu tangan kanan dan satu tangan kiri
Tolong gunakan kedua tangan ini untuk selalu berguna meringankan beban oranglain, 
walau aku tahu tidak semua bisa aku tolong. maka kuatkan aku!


Aku tersadar satu hal, bahwa akan selalu ada orang baik dalam hidup.

Seburuk apapun hidup yang dialami, pasti Tuhan berikan tangannya untuk memelukmu, menemani
dan mengangkatmu ketika kamu terpuruk. Tuhan pasti memberikan orang baik dalam hidup.

Beribu terimakasih ku ucapkan kepada semua Rara-Rara di luar sana.
Terimakasih karena menjadi orang baik, tetaplah menjadi orang baik.

__________


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIMUR DAN LAHIRNYA MPRET

Timur adalah orang yang menginspirasi gue untuk membuat sebuah tulisan yang ditujukan kepada anak, karena menurutnya kita juga akan jadi orangtua, dan bagi orangtua nggak ada yang lebih berharga daripada anaknya. Makanya akhirnya gue mempersembahkan semua tulisan berikut termasuk yang alay buat anak gue.  Mpret, panggilan kesayangan gue kepada anak-anak gue yang nantinya baca tulisan gue ini.  Kalo gue masih hidup pas lo baca ini jangan ngecengin gue kalo suatu saat lo nemuin blog ini, karena gue gengsi banget, dan mungkin beberapa tulisan disini bikin gue malu. Tapi karena blog ini salah satu hal yang nemenin gue, jadi dia berharga dan gue pertahankan sampai sekarang. Lewat semua tulisan disini gue mau lo tau kalo ibu lo ini ngga sempurna, ibu lo punya salah, ibu lo pernah alay, ibu lo memalukan, ibu lo bucin, ibu lo pernah bego, tapi ibu lo belajar dari semua itu dan nggak menyerah buat jadi pribadi yang lebih baik.  Tujuan lain gue nulis disini karena gue mau lo ngeras...

Cadar

Apa yang kamu pikirkan ketika kamu mendengar kata cadar? Teroris? Isis? Islam sesat? Islam garis keras? Peculik? Cuci otak? Tidak ramah? Ribet? Mengapa semuanya berbau negatif ya? Suudzon-kah namanya? Oke aku tak akan membahas tentang suudzon. Aku ingin memberi sedikit bocoran tentang apa yang aku pikirkan ketika aku mendengar kata “cadar”. Awal mulanya, aku berfikir demikian juga, sama seperti kebanyakan orang. Aku berfikir bahwa mereka yg bercadar adalah orang Islam yg suka menculik, orang Islam yg berada dalam garis keras, suka mencuci otak oranglain. Setelah ku pikir sekarang, aku seperti itu karena aku tidak mengenal betul apa itu cadar dan mengapa sebagian orang memakainya. Dan aku tak terbiasa melihat orang bercadar. Mengapa tak terbiasa? Mulai dari kecil aku hanya melihat orang-orang tak berjilbab, memakai rok pendek, celana pendek, namun masih dalam batas wajar. Suatu ketika aku melihat berita di tv mengenai teroris, kemudian beberapa ...

Karenamu

Bukan karena dia atau mereka, ini tentang kamu.  Yang menghabisi diri sendiri dengan ketidakpercayaan.  Teruslah begitu, bila ingin begitu.  Sadarlah! Itu sangat menyakitkan! Semua yg direncanakan gagal dilakukan, Semua yg sudah dipersiapkan justru dihancurkan diri sendiri dan pasrah terhadap semesta. Goodjob!