Kalau tahun lalu aku takut tidak ada yang mengucapkan Selamat Ulang Tahun, tidak ada surprise dari teman-teman terdekat atau bahkan dari dia, Y. Berbeda dengan tahun ini. Aku tidak mengharapkan lebih. Kita tidak bisa mengontrol apa yang akan mereka katakan dan lakukan. Selalu ku ingat-ingat dengan baik, ku tanamkan dalam diri agar tidak ada perasaan kecewa walau semua orang berkata kecewa itu manusiawi.
___
Kumulai dengan bangun pada pukul 1 pagi, bukan karena aku menunggu teman-temanku mengucapkan selamat, terbangun karena ternyata aku tertidur di atas laptop dari jam 9 malam. Mention pertama berasal dari temanku F, yang sangat kusayangi, yg kadang-kadang tanpa menjelaskan apapun ia mengerti apa yang kurasakan. Ucapan setelahnya berasal dari temanku, A yang malam itu sibuk dengan TA nya, tak lama ada telpon dari dia, Y. Seperti biasa, berbicara dengannya pada dini hari tak cukup hanya setengah jam. Entahlah bumbu apa yang dibubuhkan.
Memperbaiki hubungan dengan siapapun. Pergilah aku ke sidang tengku, A pada siangnya. Saat itu Jogja sedang panas-panasnya. Demi, hubungan pertemanan yang lebih baik, aku datang. Setelahnya aku mendapat beberapa gift lucu-lucu, satu diantaranya adalah obat pelangsing. Baiklah, mungkin ini kode, mungkin memang saatnya aku kembali kurus mengingat banyak baju dan celana yg mulai tidak muat dipakai. Setelahnya aku pergi konsultasi ke dospem.
Sorenya, dia, Y, mengajakku pergi untuk makan, sepertinya yang kali ini pantas disebut dengan nge-date. Mengajakku ke suatu tempat yang mungkin akan sangat jarang aku pergi kesana lagi. Sayang uangnya, kataku dalam hati.
Hari ini, hari ulang tahunku memang bertepatan dengan tayang perdana Marvel: Endgame, aku dan bersebelas temanku yang lain sudah mengagendakan dari jauh hari untuk menonton bersama. Sebelum berpisah dengan dia, dia mengajakku menemui temannya yang ternyata juga temanku, untuk mengambil sebuah bingkisan yg sampai beberapa menit kemudian masih kupercayai sebagai pil pelangsing. Di Ind*maret, dia memberikan bingkisan itu, yang ternyata sebuah benda yg pernah ku inginkan namun tak pernah kusadari.
Singkat cerita, aku berpisah dengan dia dan pergi ke bioskop bertemu teman-temanku yang sudah lebih dulu datang. Semoga endgame benar-benar menjadi endgame. Tidak ada lagi kebencian yang terucap, tidak adalagi batas kesabaran, tidak adalagi sedih dan tangis. Waktunya membuka lembaran baru. Hari ulangtahunku berakhir bersamaan dengan berakhirnya Marvel; Endgame.
Sebelum berakhir (ditengah menonton) aku mendapat ucapan dari orang jauh, K. Yang sebenarnya sudah kutunggu dari pagi, ku kira ia marah padaku. ternyata sengaja menjadi terakhir, diakhir hari ia memberikan kejutan berupa belasan story dan special video. Hehehehe.
Aku senang dengan apa yang terjadi hari ini, Tuhan memberi banyak pelajaran kepadaku.
________
Sebelum berakhir (ditengah menonton) aku mendapat ucapan dari orang jauh, K. Yang sebenarnya sudah kutunggu dari pagi, ku kira ia marah padaku. ternyata sengaja menjadi terakhir, diakhir hari ia memberikan kejutan berupa belasan story dan special video. Hehehehe.
Aku senang dengan apa yang terjadi hari ini, Tuhan memberi banyak pelajaran kepadaku.
________
Sepulang menonton, ketika aku mulai mengantuk
Dihari yang berbeda, pukul setengah 2 pagi teman-teman SMA ku dan dia, Y tiba-tiba muncul didepan kos. Yang menjadi favoritku adalah mereka dan dia, Y menyanyi, tersenyum sambil membawa kue. best part-nya adalah ketika ia tersenyum tulus, Aku terharu, senang, tapi bingung harus berekspresi seperti apa. Hingga aku lupa untuk mengabadikan momen foto bersama dengan mereka yang datang memberi kejutan.
________
22 tahun. Sudah lebih dari seperlima abad aku menghirup udara, merasakan indahnya matahari pagi, dan cantiknya malam. Ya, doaku untuk diriku, semoga semakin bijaksana untuk belajar dari kesalahan-kesalahan masalalu, memiliki banyak waktu dengan keluarga dan teman, dilancarkan skripsinya, lebih tekun belajar koding, analis-analis, dan kedja tabun ini. aamiin 🙏
Terimakasih 👄
-ditulis pd 25 April
Dihari yang berbeda, pukul setengah 2 pagi teman-teman SMA ku dan dia, Y tiba-tiba muncul didepan kos. Yang menjadi favoritku adalah mereka dan dia, Y menyanyi, tersenyum sambil membawa kue. best part-nya adalah ketika ia tersenyum tulus, Aku terharu, senang, tapi bingung harus berekspresi seperti apa. Hingga aku lupa untuk mengabadikan momen foto bersama dengan mereka yang datang memberi kejutan.
________
22 tahun. Sudah lebih dari seperlima abad aku menghirup udara, merasakan indahnya matahari pagi, dan cantiknya malam. Ya, doaku untuk diriku, semoga semakin bijaksana untuk belajar dari kesalahan-kesalahan masalalu, memiliki banyak waktu dengan keluarga dan teman, dilancarkan skripsinya, lebih tekun belajar koding, analis-analis, dan kedja tabun ini. aamiin 🙏
Terimakasih 👄
-ditulis pd 25 April
Komentar
Posting Komentar