Langsung ke konten utama

Read and Think

It's been a few months since i post the last post. i'm forget have this blog. Hahaha. *parabat* 
Well, now i am MAHASISWA in one of university, in Universitas Islam Indonesia. Maybe not famous like Universitas Indonesia, Univeristas Gadjah Mada, etc, but i'm glad to be one of MAHASISWA in here. You know why? because in here there is no one who can cross prayer time, in Dzuhur or Ashar.
And above all there isn't anak ic. HAHAHA, i think my laugh seems like ghost laugh *emang pernah denger?*

Maybe you'll say "nih anak rasa gila ya?"i'll say "ember, rada gila"
Kenapa coba kalo nggak ada anak ic? ya karena gua berpendapat kalau nggak ada bayang-bayang masa lalu seseorang lebih mudah untuk berubah. 

Ini pertama kalinya gua nulis lagi setelah vakum lama. Kenapa gitu? karena menata hati itu sulit. Percaya nggak? percaya ajadeh.

jadi, gua cerita dari awal ya. Awalnya pas SBMPTN jujur nih gua nggak serius belajarnya, ogah-ogahan gitu, karena mungkin sombong kali ya, masuk lembaga bimbingan baru sehari masuk langsung try out trus langsung dapet peringkat tertinggi. Ya disitu gua mikir, ah bisa ini. Bismillah deh. Pelajaran pertama : jangan sombong, jangan mikir paling bisa, di atas langit masih ada langit coy, okeee?

malemnya pas disuruh belajar, gua nggak buruan belajar, gua malah sibuk makan ngemil, pas mau murojaah materi ternyata suda jam 11 malem. Bayangin  pelajaran kedua : jangan tidur terlalu malem

Pas tiba hari H pas banget saat itu adalah hari pertama gua haid dapet dan pas banget gua nggak bawa ganti. Sumpah sial banget waktu itu. pas ngerjain, ada satu hal yang gua pikirin yaitu kapan keluar ruangan, gua mau ke wc. Bayangin? lagi ngerjain aja nggak fokus sama soal, plis bayangin pasti risih banget kan? Pelajaran ketiga : Kalo lu lagi dapet pas SBMPTN atau ujian yg lain, usahain bawa dan ganti dulu. biar apa? biar tenang. Percaya sama gua, kalau lu tenang insya Allah lancar dah ngerjainnya.

Pas gua inget-inget lagi sekarang, alasan kenapa gua gagal. Salah satunya karena ini nih yang paling penting, gua melupakan yang Maha Memudahkan, yang Maha Memberi, gua inget ibadah gua jadi kacau, sholat telat-telat, ngaji cuma dikit atau kadang malah enggak, sodaqoh juga jarang, senyum sama orang? jarang juga, keseringan senyum-senyum sendiri, kan gila?
pelajaran keempat : jangan pernah lupa sama Allah, karena Allah-lah yang bisa ngebantu elu pas ujian, karena Allah lah yang bisa memudahkan elu ngerjain soal.

dan pas gua inget-inget lagi, ternyata paginya gua nggak minta doa ayah gua, solana gua mikir doa ibu adalah segalanya, doa yg paling mustajab. Lah, diskriminasi banget kan gua? dikira gua ini anak mama gua doang? gua juga anak ayah gua kali. Pelajaran terakhir: jangan lupain ayah juga ya, mau gimanapun ayah tetep berperan dalam keberhasilan elu.

mulai dari hasil SBMPTN ini gua mulai menata hati gua, memperbaiki pelan-pelan apa yg salah di gua. Dan suer deh, berubah itu nggak semudah membalikkan telapak tangan. 

Semoga berhasil dalam SBMPTN atau ujian yang lain. Semoga tulisan gua bisa diambil hikmahnya, kita nggak harus ngalamin sendiri baru sadar kan?

~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIMUR DAN LAHIRNYA MPRET

Timur adalah orang yang menginspirasi gue untuk membuat sebuah tulisan yang ditujukan kepada anak, karena menurutnya kita juga akan jadi orangtua, dan bagi orangtua nggak ada yang lebih berharga daripada anaknya. Makanya akhirnya gue mempersembahkan semua tulisan berikut termasuk yang alay buat anak gue.  Mpret, panggilan kesayangan gue kepada anak-anak gue yang nantinya baca tulisan gue ini.  Kalo gue masih hidup pas lo baca ini jangan ngecengin gue kalo suatu saat lo nemuin blog ini, karena gue gengsi banget, dan mungkin beberapa tulisan disini bikin gue malu. Tapi karena blog ini salah satu hal yang nemenin gue, jadi dia berharga dan gue pertahankan sampai sekarang. Lewat semua tulisan disini gue mau lo tau kalo ibu lo ini ngga sempurna, ibu lo punya salah, ibu lo pernah alay, ibu lo memalukan, ibu lo bucin, ibu lo pernah bego, tapi ibu lo belajar dari semua itu dan nggak menyerah buat jadi pribadi yang lebih baik.  Tujuan lain gue nulis disini karena gue mau lo ngeras...

Cadar

Apa yang kamu pikirkan ketika kamu mendengar kata cadar? Teroris? Isis? Islam sesat? Islam garis keras? Peculik? Cuci otak? Tidak ramah? Ribet? Mengapa semuanya berbau negatif ya? Suudzon-kah namanya? Oke aku tak akan membahas tentang suudzon. Aku ingin memberi sedikit bocoran tentang apa yang aku pikirkan ketika aku mendengar kata “cadar”. Awal mulanya, aku berfikir demikian juga, sama seperti kebanyakan orang. Aku berfikir bahwa mereka yg bercadar adalah orang Islam yg suka menculik, orang Islam yg berada dalam garis keras, suka mencuci otak oranglain. Setelah ku pikir sekarang, aku seperti itu karena aku tidak mengenal betul apa itu cadar dan mengapa sebagian orang memakainya. Dan aku tak terbiasa melihat orang bercadar. Mengapa tak terbiasa? Mulai dari kecil aku hanya melihat orang-orang tak berjilbab, memakai rok pendek, celana pendek, namun masih dalam batas wajar. Suatu ketika aku melihat berita di tv mengenai teroris, kemudian beberapa ...

Karenamu

Bukan karena dia atau mereka, ini tentang kamu.  Yang menghabisi diri sendiri dengan ketidakpercayaan.  Teruslah begitu, bila ingin begitu.  Sadarlah! Itu sangat menyakitkan! Semua yg direncanakan gagal dilakukan, Semua yg sudah dipersiapkan justru dihancurkan diri sendiri dan pasrah terhadap semesta. Goodjob!