Jatuh cinta itu bisa merubah segalanya.
Menurutku itu benar, ya sangat benar. Jadi begini, mungkin awalnya kamu bukanlah seorang pengingat yang baik tapi karena cinta kamu dapat berubah menjadi seorang pengingat yang luar biasa. Kamu hafal betul bentuk wajahnya. Apakah alisnya tebal atau tipis. Apakah matanya lebar atau sipit. Apakah hidungnya mancung atau pesek. Apakah bibirnya tebal atau tipis. Tidak ada istilah jelek ketika jatuh cinta.
Kamu hafal betul apa hobinya. Apa klub bola kesukaannya. kapan si dia nganter loundr. Kapan si dia jadi imam. Kapan si dia ngaji. Kapan si dia nyengir. Kapan si dia ketawa. Kapan si dia main bola. Kapan si dia makan. Dimana si dia tinggal. Dimana si dia sekarang.
Dia. Dia. Dia selalu Dia. Bahkan kamu masih ingat "halo" pertama dari si dia. Telefon pertama dari si dia. Sms pertama dari si dia. Kamu juga sangat mengingat detil peristiwa yang terjadi dengan si dia.
Kamu mungkin sangat membenci hari Senin, tapi demi menemui orang yang kamu cintai kamu selalu menunggu hari itu. Kamu mungkin juga sangat membenci hari Jumat, tapi demi mendengar suara orang yang kamu cintai kamu juga selalu menunggu hari itu.
Pagi-pagi sekali kamu bangun lalu segera menuju ke masjid dengan semangat. Sepulang dari masjid langsung lari ke kamar mandi. Di kamar mandi, kamu menyanyi lagu-lagu cinta dengan riang. Setelah itu, kamu akan sarapan dengan porsi yang sangat sedikit. Karena perasaan ini sudah membuat perutmu penuh. Berangkatlah kamu ke sekolah sebagai murid pertama di kelas. Ketika bel pulang berbunyi kamu buru-buru keluar kelas agar dapat bertemu si dia di jalan. Kamu tidak akan sabar menceritakan perkembangan kisahmu kepada teman-temanmu.Ya, mungkin sama seperti yang aku lakukan setiap harinya.
Terdengar membosankan? mungkin, tapi aku menikmatinya. Aku sangat menikmati setiap detik yang ada dalam hidupku. Masa Putih abu-abu yang tak tergantikan. Kalian kaya gitu juga nggak?
Menurutku itu benar, ya sangat benar. Jadi begini, mungkin awalnya kamu bukanlah seorang pengingat yang baik tapi karena cinta kamu dapat berubah menjadi seorang pengingat yang luar biasa. Kamu hafal betul bentuk wajahnya. Apakah alisnya tebal atau tipis. Apakah matanya lebar atau sipit. Apakah hidungnya mancung atau pesek. Apakah bibirnya tebal atau tipis. Tidak ada istilah jelek ketika jatuh cinta.
Kamu hafal betul apa hobinya. Apa klub bola kesukaannya. kapan si dia nganter loundr. Kapan si dia jadi imam. Kapan si dia ngaji. Kapan si dia nyengir. Kapan si dia ketawa. Kapan si dia main bola. Kapan si dia makan. Dimana si dia tinggal. Dimana si dia sekarang.
Dia. Dia. Dia selalu Dia. Bahkan kamu masih ingat "halo" pertama dari si dia. Telefon pertama dari si dia. Sms pertama dari si dia. Kamu juga sangat mengingat detil peristiwa yang terjadi dengan si dia.
Kamu mungkin sangat membenci hari Senin, tapi demi menemui orang yang kamu cintai kamu selalu menunggu hari itu. Kamu mungkin juga sangat membenci hari Jumat, tapi demi mendengar suara orang yang kamu cintai kamu juga selalu menunggu hari itu.
Pagi-pagi sekali kamu bangun lalu segera menuju ke masjid dengan semangat. Sepulang dari masjid langsung lari ke kamar mandi. Di kamar mandi, kamu menyanyi lagu-lagu cinta dengan riang. Setelah itu, kamu akan sarapan dengan porsi yang sangat sedikit. Karena perasaan ini sudah membuat perutmu penuh. Berangkatlah kamu ke sekolah sebagai murid pertama di kelas. Ketika bel pulang berbunyi kamu buru-buru keluar kelas agar dapat bertemu si dia di jalan. Kamu tidak akan sabar menceritakan perkembangan kisahmu kepada teman-temanmu.Ya, mungkin sama seperti yang aku lakukan setiap harinya.
Terdengar membosankan? mungkin, tapi aku menikmatinya. Aku sangat menikmati setiap detik yang ada dalam hidupku. Masa Putih abu-abu yang tak tergantikan. Kalian kaya gitu juga nggak?
Komentar
Posting Komentar